Liburan Keluarga

Asyiknya liburan keluarga di akhir tahun ala Dusun Sahabat Alam

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Di penghujung tahun 2015 yang baru lalu, tepatnya dari tanggal 28 hingga 31 Desember 2015, D’SA menerima kunjungan dua rombongan tamu keluarga dari Surabaya dan Malang yang menginap di pondok kayu kami dan menghabiskan hari-hari menjelang malam pergantian tahun bersama kami. Mereka merasakan asyiknya menikmati liburan keluarga di tengah keasrian dan kesegaran Dusun Sahabat Alam dengan berbagai keunikan fasilitasnya.

Ketika pertama tiba di D’SA, anggota rombongan keluarga menempatkan barang-barang mereka di pondok kayu yang masing-masing unitnya bisa diisi sampai dengan lima orang anggota keluarga. Keluarga yang tiba menjelang sore segera asyik bermain-main di area kebun yang luas dan asri, dengan beberapa permainan yang kami sediakan. Ada yang ceria bermain badminton, ada yang bersepeda bersama dengan riangnya, juga main Frisbee dan main bola bersama anak-anak. Matahari sore yang sudah menggelincir menuju peraduannya di ufuk Barat memberikan suasana teduh dihiasi segarnya bau rumput yang baru dipotong. Awal yang menyegarkan dan melepas kepenatan setelah setengah harian keluarga-keluarga itu menyetir dari tempat mereka berangkat.

Minuman sari markisa segar dari kebun sempat menyambut kedatangan rombongan tamu keluarga yang kedua, dan mengusir haus bagi tamu keluarga yang pertama, setelah melakukan trekking di alam bebas di hari kedua mereka menginap.

Menjelang malam, setelah mandi dengan shower air hangat di pondok kayu, hidangan makan malam soto ayam yang hangat berkepul sudah menunggu di ruang makan. Mereka bisa makan sambil lesehan dan bisa pula duduk di bangku panjang dari kayu pinus yang diletakkan di sisi-sisi pondok makan beralas karpet. Keakraban dan kehangatan antar anggota keluarga semakin terasakan di tengah udara alam yang mulai bertambah sejuk setelah matahari terbenam. Di meja bundar di sudut ruang makan tersedia teh celup dan moccachino untuk diseduh dengan air panas dari dispenser, untuk menemani anggota keluarga mengobrol sambil memandangi datangnya senja dan menyambut sang malam perlahan-lahan menyelimuti area alam di d’sa.

Datangnya malam bukan berarti berkurangnya keasyikan acara sekeluarga. Seusai santap malam, keluarga bersantai sejenak di pondok makan sambil menyaksikan acara televisi yang kami sediakan di pondok makan. Televisi memang tidak kami sediakan di kamar di pondok kayu supaya keluarga-keluarga bisa sepenuhnya menikmati kebersamaan sambil menikmati alam dan berkomunikasi dengan bermakna, satu sama lain. Permainan dart dengan papan target juga tersedia di pondok makan yang segera dicoba dengan antusias oleh anak-anak.

Karena hari-hari itu menjelang pergantian tahun, dengan semakin larutnya malam, justru merupakan kesempatan yang dinanti oleh keluarga untuk mengadakan acara refleksi dan renungan akhir tahun di mana seluruh anggota keluarga berkumpul mengeliingi api unggun yang kami sediakan di tengah area kebun di depan pondok kayu. Para anggota keluarga duduk bersama dalam formasi melingkar sambil memainkan gitar dan menyanyikan lagu-lagu favorit bersama-sama sebagai pendahuluan acara refleksi keluarga. Untuk menambah keasyikan dan kehangatan suasana, kami menyediakan jagung manis segar dan pemanggang portable lengkap dengan margarine dan sambal untuk pengoles. Jadilah acara akhir tahun keluarga semakin asyik sambil menikmati jagung manis bakar yang dibakar sendiri oleh para angota keluarga. Ketika malam telah benar-benar larut, tinggal suara cengkerik menghiasi keheningan dan keindahan kelap-kelip lampu kota Batu di kaki Gunung Panderman di latar depan halaman pondok kayu seolah mengucapkan selamat malam dan selamat beristirahat pada keluarga-keluarga yang sepanjang siang dan sore itu telah puas bermain, berefleksi dan bergembira bersama di hari pertama mereka menginap di Dusun Sahabat Alam.

Di pagi hari, kesegaran udara dan hangatnya mentari pagi membangunkan mereka yang semalam tidur pulas dengan selimut hangat di pondok kayu. Beberapa anggota keluarga melakukan renungan pagi pribadi di tengah syukur atas kesegaran dan kekayaan alam, ditingkah kicauan aneka burung pagi. Gunung Arjuno yang berdiri kokoh dengan latar belakang langit pagi kebiruan dan gunung Panderman yang menyapa di hadapan mata memberi suasana tersendiri di tengah kesejukan udara pagi.

Setelah menikmati mandi shower air panas lagi di pondok kayu, kembali para anggota keluarga menuju pondok makan untuk menikmati menu sarapan hangat nasi goreng jamur & nenas, sambil menyeruput teh panas yang disediakan. Langit yang cerah dan sinar mentari pagi yang begitu mengundang untuk beraktivitas menikmati alam tidak membiarkan keluarga-keluarga itu berdiam diri terlalu lama setelah sarapan. Kegiatan trekking alam dengan game-game membangun kerjasama dan keakraban yang dipandu instruktur kami sudah menunggu. Tapi segelas susu segar murni yang diseruput hangat-hangat sambil menikmati kesegaran alam di bawah tenda di depan pondok kayu sayang untuk dilewatkan. Setelah selesai menikmati susu segar, barulah dilaksanakan game pertama yaitu “labirin bola pingpong” dan yang kedua “memindahkan bola dengan tali” di lapangan area perkemahan. Baik ayah, ibu, tante, om, dan anak-anak bekerja bersama-sama agar tujuan permainan tercapai.

Selanjutnya di tengah perjalanan trekking menyusuri ladang, kebun, tebing dan sungai, game “pipa bocor” di sungai menjadi permainan asyik yang sekali lagi melibatkan kerjasama seluruh anggota keluarga. Sepulang dari trekking, anak-anak dan orangtuanya masih antusias untuk bermain outbound, yaitu memanjat spider net dan flying fox. Lengkap rasanya keasyikan hari itu. Sementara itu nenek dan kakek serta ibu hamil yang tidak tidak dapat mengikuti trekking tetap bersantai duduk-duduk di halaman pondok kayu sambil menikmati aneka camilan yang dibawa sendiri.

Setelah menikmati segarnya sari markisa asli hasil kebun d’sa (dan boleh juga sesekali dipetik sendiri dan dimakan di tempat karena buah markisa segar banyak bergantungan di sepanjang pagar yang mengeliingi d’sa), keluarga-keluarga pun bersiap-siap untuk pulang, membawa serta kenangan manis keakraban keluarga yang makin solid setelah menikmati kebersamaan yang hangat di keasrian dan kesegaran alam Dusun Sahabat Alam.

D’SA mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada keluarga Patricia dan Feri yang telah mengijinkan kami menshare di album ini foto-foto keluarga mereka selama beraktivitas di D’SA akhir Desember 2015 lalu.

02

05

07

08

09

11

11a

12

13

16

SAMSUNG CAMERA PICTURES

11a

18

20

22

23

25

26