Pengamatan Gerhana Matahari Sebagian di Dusun Sahabat Alam 2016

9 Maret 2016
Pagi-pagi sekali kami sudah menyiapkan peralatan untuk menyaksikan fenomena alam yang sudah ditunggu-tunggu banyak orang, yaitu gerhana matahari sebagian (84%) di kebun Dusun Sahabat Alam (D’SA), Karangploso, Malang, 7 km dari Kota Wisata Batu. Kami menyediakan secara gratis pemakaian dua buah teleskop dengan filter khusus untuk mengamati matahari dan 20 buah kacamata gerhana. Acara ini adalah salah satu bagian dari Edukasi Astronomi yang tersedia di D’SA.

Langit cukup cerah sekitar pukul 5 pagi, tetapi awan mulai menyelimuti setengah jam kemudian. Kami sempat khawatir awan akan menghalangi kami melihat matahari. Kami berdoa semoga diberikan langit yang cukup cerah untuk kami melihat matahari. Para tamu sahabat kami (keluarga, keponakan dan teman-teman sekolahnya, satu keluarga teman, beberapa mahasiswi, para karyawan D’SA dan juga para tukang bangunan yang sedang bekerja D’SA) mulai berdatangan. Kami awali dengan memberikan penjelasan singkat tentang apa yang akan terjadi pagi ini dan penjelasan bagaimana melakukan pengamatan dengan aman menggunakan kaca mata gerhana (filter dengan neutral density – ND 5 – yang aman untuk melindungi mata selama melihat matahari) dan teleskop yang dilengkapi dengan filter matahari.

Terima kasih Tuhan, 10 menit menjelang kontak pertama (06:10), matahari mulai menyeruak dari balik awan dan kami pun mulai mengarahkan teleskop. Kacamata gerhana pun mulai dipakai, memandang ke matahari. Tepat pukul 06:21 kontak pertama mulai tampak. Para pengunjung juga berkesempatan melihatnya melalui teropong berfilter dan mengabadikannnya dengan kamera hp. Kami mengamati menit demi menit mulai dari bulan menutupi sebagian kecil dari matahari dari bagian atas piringan matahari, hingga puncaknya (di mana matahari hanya terlihat seperti sabit di arah selatan dari piringan matahari) sampai akhirnya matahari terlihat utuh kembali. Bulan menutupi matahari dari arah atas ke arah bawah dari piringan matahari.

Luar biasa ciptaan Tuhan dan kami bersyukur bisa menikmati keindahan gerhana matahari sebagian ini.

Untuk pengganjal perut, kami sedikan beberapa makanan kecil, ada kue bolu, bika ambon, dan snack gorengan. Tak lupa sambil nyruput teh manis panas di tengah kesegaran pagi hari ini.

Acara spontan selanjutnya kami tawarkan kepada para sahabat kami, jalan-jalan menjelajah alam di sekitar D’SA. Tak disangka mereka begitu antusias, memilih jalur jarak sedang dan menyelusuri sungai.

Semoga acara ini berkesan, apalagi pengalaman mengamati gerhana matahari adalah pengalaman yang sangat langka di sepanjang perjalanan hidup seseorang dan membawa kenangan indah serta menambah pengetahuan para sahabat kami.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>